Tuesday, May 17, 2011

Penderita penyakit Diabetes sangat Rentan terserang Kanker!

INILAH.COM, Jakarta - Penelitian yang berkembang baru-baru ini menunjukkan bahwa para penderita diabetes berisiko tinggi terkena kanker.

the morning news Diabetes selama ini kerap dihubungkan dengan sejumlah komplikasi. Namun ada bukti baru yang menyebutkan bahwa penyakit ini ternyata juga meningkatkan risiko kanker.

Berdasarkan data dari survei telepon hampir 400.000 orang dewasa, peneliti menemukan 16 dari setiap 100 orang penderita diabetes dan 17 dari setiap 100 wanita diabetes mengatakan mereka menderita kanker. Yang membandingkan hanya tujuh per 100 laki-laki dan 10 per 100 wanita tanpa diabetes.


"Hubungan yang signifikan antara kanker dan diabetes tidak mengejutkan kita," kata Dr Chaoyang Li, seorang ahli epidemiologi di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit di Atlanta, Georgia, seperti dikutip Dailymail.

Setelah mempertimbangkan hal-hal seperti kebiasaan akun usia, ras, merokok dan minum, para peneliti menyimpulkan, laki-laki dan perempuan diabetes 10% lebih mungkin untuk memiliki diagnosis kanker apapun.

Li mengatakan pada Reuters Health, studi lain juga menemukan hubungan antara kedua penyakit, meskipun tidak ada bukti bahwa salah satu penyebab yang lain.

Seperti diberitakan dalam Journal Diabetes Care, dibandingkan dengan orang tanpa diabetes, pria diabetes lebih mungkin terkena kanker pankreas dan prostat. Sedangkan pada wanita penderita diabetes memiliki lebih banyak kasus kanker payudara, leukemia, atau kanker rahim.

Untuk pria, peningkatan terbesar dalam risiko untuk kanker pankreas, dengan 16 per 10.000 kasus di antara penderita diabetes dan hanya dua per 10.000 di kalangan non penderita diabetes.

Sedangkan, perempuan terkena risiko leukemia juga bervariasi antara kedua kelompok.

"Satu per 1.000 wanita tanpa diabetes mengatakan mereka telah didiagnosa dengan kanker darah, dibandingkan dengan tiga per 1.000 wanita dengan diabetes," katanya.

Seorang profesor dari Johns Hopkins University, Dr Fred Brancati mengaku dirinya sangat terpukul atas temuan ini. "Kanker telah dapat membunuh orang secara cepat."

Penelitian Brancati menunjukkan, risiko kematian akibat kanker antara orang-orang dengan diabetes adalah sekitar 40% lebih tinggi dari kalangan non-penderita diabetes.

Sementara, Li mengatakan penelitian itu masih belum jelas. Masih belum jelas mengapa diabetes terkait dengan kanker.

Tinggi kadar gula darah atau kelebihan insulin dalam darah serta hormon yang membantu gula masuk ke dalam sel dapat meningkatkan risiko kanker.
"Semuanya belum terbukti."

Li menyarankan untuk menghindari hal itu. Sebaiknya masyarakat memilih gaya hidup yang tepat untuk mengurangi risiko diabetes dan kanker, seperti menjaga berat badan yang sehat dan tidak merokok.

"Temuan ini hanya sebagai pengingat terpenting bagi penderita diabetes agar melakukan skrining kanker secara rutin dan mendiskusikan risiko kanker yang mungkin timbul dari terapi antidiabetes," jelas Li. 



Berita Lainnya