HI Velodrome news - Ahad kemarin, 8 Mei 2011 diadakan Sarasehan Terapis. Acara ini merupakan kelanjutan dari sarasehan terapi sebelumnya di Lucky Square, Bandung. Tujuan dari sarasehan ini adalah penyeragaman terapi ala Hikmatul Iman. "Terapis merupakan ujung tombak Hikmatul Iman. Seorang terapis adalah agen perubahan. Mereka berhubungan langsung dengan masyarakat dan karenanya image dan martabat Hikmatul Iman pun ada di tangan para terapis" Kang Gun, ketua Yayasan HI mengemukakan ini di awal sambutannya. Beliau juga menambahkan beberap poin penting yang perlu diperhatikan oleh seorang terapis. Pertama, seorang terapis wajib menambah pengetahuannya tentang anatomi tubuh. Kedua, seorang terapis perlu memperhatikan elemen human relation (relasi antar terapis dan pasien). Ketiga, seorang terapis harus berhati-hati terhadap dirinya sendiri, apalagi bila namanya sudah terkenal. Umumnya, semakin terkenal, ego-nya pun semakin muncul. Terakhir yang tidak kalah pentingnya adalah, seorang terapis harus tetap latihan. Jika tidak, besar kemungkinan dirinya akan jatuh sakit. Umumnya terkena sakit lever atau ginjal.Etika Dasar Seorang Terapis










